<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Thiar Thea &#187; rahasia kerja</title>
	<atom:link href="http://thiarthea.com/tag/rahasia-kerja/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://thiarthea.com</link>
	<description>journey to the temple of the king</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Jul 2010 03:12:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Ketika Satria Bertasbih</title>
		<link>http://thiarthea.com/ketika-satria-bertasbih</link>
		<comments>http://thiarthea.com/ketika-satria-bertasbih#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 18:31:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar Thea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[harkitnas]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=266</guid>
		<description><![CDATA[Pagi, 16 Mei 2010 berduyun-duyun massa berkaos merah putih memenuhi Monumen Nasional (Monas) memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Tujuannya indah. Menegakkan 7 Budi Utama dan bertasbih mengagungkan Asmaul Husna disepanjang Monas-Thamrin. Seolah ingin mengulang sukses gerakan yang sama di tahun 2008 saat lebih dari 25.000 jamaah yang menamakan diri Satria 165 memenuhi Jalan TB Simatupang Jakarta, [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://thiarthea.com/wp-content/uploads/2010/05/harkitnas.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-267" style="border: 5px solid white; margin-top: 2px; margin-bottom: 5px;" title="harkitnas" src="http://thiarthea.com/wp-content/uploads/2010/05/harkitnas-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Pagi, 16 Mei 2010 berduyun-duyun massa berkaos merah putih memenuhi Monumen Nasional (Monas) memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Tujuannya indah. Menegakkan 7 Budi Utama dan bertasbih mengagungkan Asmaul Husna disepanjang Monas-Thamrin.</p>
<p>Seolah ingin mengulang sukses gerakan yang sama di tahun 2008 saat lebih dari 25.000 jamaah yang menamakan diri Satria 165 memenuhi Jalan TB Simatupang Jakarta, kini sekitar 50.000 Satria (itu menurut kalim mereka) bertekad memenuhi Thamrin – Jakarta.</p>
<p>Sayang saya sendiri tidak bisa ikutan hadir karena sesuatu hal. Padahal sudah sempat janji pada Uwie sang pentolan panitia dari ESQ-LC untuk ikut meramaikan acara ini. Sorry Wie ya. Tapi selamat deh buat kamu. Rekor 2008 berhasil kamu pecahkan <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Tapi  apa sih 7 Budi Utama yang mereka perjuangkan sampai rela bercapek ria muterin Monas-Thamrin rame-rame ? Katanya sih mereka punya cita-cita bangsa ini memiliki moral yang Jujur, Tanggung Jawab, Visioner, Disiplin, Kerjasama, Adil dan Peduli.</p>
<p>Sepertinya sederhana ya, tapi pasti kenyataannya gak segampang itu tentunya.<br />
Buktinya saya baca di Facebook, mereka yang katanya ingin mencanangkan gerakan ini pada saat jalan sehat Monas-Thamrin masih ada juga yang motong jalan biar lintasannya lebih deket. Dan katanya lagi masih banyak yang buang sampah sembarangan. Trus udah gitu dengan <em>nakalnya</em> saya ikutan komen di Facebook he he&#8230;<br />
Sebenernya gak masalah juga kok. Kan tujuannya memang belum terwujud. Yang penting ada upaya, ada inisiatif ada <em>total action</em> kalau menurut istilah mereka. Lantas kenapa ikutan komen ? ah itu kan biar rame aja he he&#8230;</p>
<p>Bagaimanapun dari lubuk hati paling dalam saya juga sangat ingin cita-cita mulia itu terwujud.  Kenapa ? ya pasti lah. Lagian siapa juga yang berani menolak ketujuh budi utama yang mereka tawarkan ?<br />
Hanya mungkin kali ini saya ingin sedikit berbagi pendapat tentang bagaimana seharusnya ketujuh kata itu diterapkan. Terutama didalam dunia management. Bukan bermaksud mendahului sang penggagas, namun ini hanya sekelumit pandayangan berdasarkan apa yang saya impikan. Dan sekali lagi, saya mencoba untuk bicara dalam konteks management.</p>
<p><strong>JUJUR</strong><br />
Jujur yang ada dalam benak saya, seharusnya bukan hanya diterjemahkan sebagai ‘<em>tidak suka berbohong</em>’.  Jujur yang saya bayangkan adalah sebuah sikap moral yang mampu menilai sesuatu apa adanya. Tidak dikurangi dan tidak dilebih-lebihkan. Tidak juga berprasangka. Jujur saat menyatakan yang salah itu salah dan benar itu benar. Jujur yang berani mengakui kesalahan dan bersegera memohon maaf lantas memperbaiki diri. Jujur mengakui kelebihan orang lain. Jujur dalam menilai kemampuan diri, tidak lantas rendah diri dan juga tidak terlalu percaya diri. Karena ‘terlalu percaya’ itu seharusnya hanya ditujukan kepada Allah SWT. Bukan pada diri sendiri.</p>
<p>Dalam konteks management, terkadang kita sulit lepas dari kebiasaan atau sistem lama meskipun sudah sangat terasa bahwa sistem tersebut tidak lagi efisien dan efektif.  Apalagi jika sistem tersebut dulunya kitalah yang menciptakannya. Disinilah saatnya seorang pemimpin harus mampu bersikap Jujur dan bersedia menerima perubahan. Harus mampu “melazimkan yang benar, bukan membenarkan yang lazim”.</p>
<blockquote><p>“<em>seorang yang jujur harus mampu memandang sesuatu dengan bersih, apa adanya, tidak ditambah dan tidak dikurangi, tidak rendah diri, tidak juga terlalu percaya diri, melainkan percaya Allah</em>”</p></blockquote>
<p><strong>TANGGUNG JAWAB</strong><br />
Tanggung Jawab selalu bedampingan dengan yang namanya amanah. Hingga orang yang bertanggung jawab selalu digambarkan sebagai orang yang mampu menjalankan dan menjaga amanah. Lantas bagaimana dengan si pemberi amanah? Apakah ketika seorang pimpinan menyerahkan amanah kepada bawahannya lantas berarti tanggung jawabnya menjadi berpindah tangan? Tentunya tidak seperti itu. Tanggung jawab yang dilandasi kejujuran seharusnya menjadikan seorang pimpinan mampu memilih kepada siapa amanah bisa diteruskan tanpa dibumbui kepentingan untuk selanjutnya secara konsisten mengawasi dan membimbing bawahannya dalam menjalankan amanah tersebut. Karena ketika terjadi masalah dalam pelaksanaan dibawah, seorang pimpinan harus berani bertanggung jawab dan bersama-sama teamnya segera memperbaiki kesalahan tersebut. Bukannya lantas secara pengecut melemparkan kesalahan tersebut kepada orang lain (<em>jadi inget waktu disemprot Boss gara-gara hal ini he he. Terima Kasih Boss atas bimbingannya</em>).</p>
<p>Itulah mengapa seorang pimpinan harus memastikan seluruh teamnya bekerja dengan benar sebelum dia sendiri memulai pekerjaannya.</p>
<p><strong>VISONER</strong><br />
Kita sudah sering dengar kisah sukses orang-orang yang Visioner. Mulai dari Waltz Disney sampai Bill Gates yang lupa sarapan gara-gara sudah punya Visi yang jelas. Masalahnya, apakah visi yang jelas ini sudah tersampaikan secara jelas juga kepada anggota team ?<br />
Seorang Visioner yang jujur dan bertanggung jawab tentunya siap menyampaikan Visi-visinya secara jelas, gamblang tanpa di kemas dan dibumbui demi menjaga <em>hidden agenda</em>nya jangan sampai bocor.</p>
<p>Visi yang tersampaikan dengan jelas, jujur dan bertanggung jawab akan melahirkan <em>Result Oriented Team</em> yang bekerja secara Militan, Konsisten dan penuh keyakinan akan pencapaian target. Tapi sebaliknya Visi yang tidak tersampaikan dengan jelas dan sarat dengan berbagai <em>Hidden Agenda</em> akan melahirkan Team yang penuh curiga, merasa dimanfaatkan dan bekerja setengah hati.</p>
<p><strong>KERJASAMA</strong><br />
Yang hapal 7 Budi Utama pasti protes nih. Soalnya urutannya bukan Kerjasama dulu, tapi Disiplin dulu. Biarin ah. Saya maunya begini. he he</p>
<p>Kalau mau jujur, ternyata kita adalah bangsa yang individualis. Lihat saja prestasi olah raga kita. Cabang olah raga perorangan sering sekali meraih prestasi baik nasional maupun internasional. Contohnya Panahan, Lari maraton, Renang, dan yang paling sering jadi juara adalah Bulu Tangkis <strong><em>Tunggal</em></strong> Putra meskipun Taufik Hidayat dipaksa sujud saat Thomas Cup kemarin.</p>
<p>Tapi bandingkan dengan cabang olah raga keroyokan macam Sepak Bola. Jeblok !</p>
<p>Well mudah-mudahan dengan adanya gerakan 7 Budi Utama hal ini bisa berubah. Semoga.</p>
<p>Kembali ke konteks management, Kerjasama bisa dipadankan dengan budaya Berbagi.<br />
Seorang Pimpinan harus berani mendelegasikan kekuasaannya pada bawahan (Power Sharing). Bayangkan jika ada pimpinan yang tidak mau membagi kekuasaannya, hingga dia menjadi pemegang kekuasaan tunggal (<em>saat gak ketauan Boss yang lebih tinggi tentunya</em>). Betapa bahayanya. Kekuasaan yang tidak didelegasikan akan berpotensi terjadinya penyalah gunaan kewenangan. Sementara pimpinan yang melakukan Power Sharing akan lebih mudah fokus pada tugas-tugas lain yang lebih penting. Kinerja team akan bertambah karena setiap orang dapat dengan leluasa bekerja sesuai kewenangan yang diberikan padanya. Speed pun pasti bertambah pesat karena kekuasaan tidak lagi terpusat pada sang pimpinan.<br />
Sudah bukan jamannya Pimpinan menjadi pusat orbit dimana bawahan hanya harus tunduk patuh pada perintah atasan tanpa boleh dibantah!. Pimpinan yang Jujur, Tanggung Jawab, Visioner dan Mau Bekerja Sama akan selalu membuka peluang bawahannya berkarya dan berprestasi sesuai dengan Visi yang sudah disepakati bersama.<br />
Selanjutnya Kerjasama juga harus dilakukan bersama-sama dalam bentuk saling berbagi Informasi dan Knowledge.<br />
Informasi yang dibagi secara transparan akan menumbuhkan budaya saling kontrol diantara team member. Sementara Knowledge yang dibagi akan meningkatkan kompetensi seluruh Team Member.<br />
Terakhir, kerjasama yang baik tercipta jika perusahaan mau berbagi Reward. Meski Reward dunia bukanlah tujuan utama.<br />
Team Member yang sudah dibekali Spiritualitas mumpuni akan menjadi pekerja yang Militan dengan daya dobrak yang tinggi sebagaimana terlihat pada para <em>satria bertasbih</em> tadi.<br />
Namun Militansi  yang tidak diimbangi dengan Reward yang memadai akan melahirkan apa yang disebut sebagai para spiritualis setengah tiang. Malu meminta Reward karena takut dianggap tidak spiritualis, tapi disaat kebutuhan mendesak orientasi kerjanya ternyata hanya untuk Reward belaka.<br />
Kalau sudah begitu, daripada jadi Spiritualis yang materialis, kan lebih baik jadi materialis yang spiritualis. (Lho&#8230; apa bedanya &#8230;)</p>
<p>Udah dulu ah. Eh, baru 4 Budi Utama. Masih ada 3 lagi. Ya udah, nanti lain kali disambung lagi.</p>
<p>Apapun, semoga masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi 7 Budi Utama bisa terwujud dan menyebar keseluruh dunia. Amin.</p>
<p><strong><em>Salam Ajaib</em></strong><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/ketika-satria-bertasbih/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bisnis Online : Gossip atau Fakta</title>
		<link>http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta</link>
		<comments>http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2009 01:34:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar Thea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknik Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[cara menjadi internet marketer]]></category>
		<category><![CDATA[Gossip]]></category>
		<category><![CDATA[kiat untuk sukses internet marketing]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[Semakin hari Bisnis Online semakin menarik untuk ditekuni. Namun saya masih melihat beberapa hal yang rasa-rasanya perlu diluruskan. Bagaimanapun peluang dari Bisnis Online yang bagus ini jangan sampai dicurigai sebagai bisnis tipu-tipu hanya gara-gara salah persepsi saja. Itu sebabnya saya merasa perlu untuk meluruskan beberapa hal yang saya anggap sudah berkembang menajdi persepsi yang salah [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online' rel='bookmark' title='Permanent Link: 7 Tips Gampang Bisnis Online'>7 Tips Gampang Bisnis Online</a> <small>Ternyata posting saya tentang PHK pada akhirnya mengundang ketertarikan sebagian...</small></li>
<li><a href='http://thiarthea.com/nongkrong-di-cafe-bisnis' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nongkrong di Cafe Bisnis'>Nongkrong di Cafe Bisnis</a> <small>Gara-gara baca ulasan Mas Arief Maulana soal Café satu ini...</small></li>
<li><a href='http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cepat kaya lewat Internet? Gak Mungkin !'>Cepat kaya lewat Internet? Gak Mungkin !</a> <small>Waduh ! kok judulnya jadi pesimis gini ? nggaaak… bukan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://thiarthea.com/wp-content/uploads/2010/01/bisnis-online.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-199" style="border: 5px solid black; margin: 5px;" title="bisnis-online" src="http://thiarthea.com/wp-content/uploads/2010/01/bisnis-online-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Semakin hari Bisnis Online semakin menarik untuk ditekuni.</p>
<p>Namun saya masih melihat beberapa hal yang rasa-rasanya perlu diluruskan.</p>
<p>Bagaimanapun peluang dari Bisnis Online yang bagus ini jangan sampai dicurigai sebagai bisnis tipu-tipu hanya gara-gara salah persepsi saja.</p>
<p>Itu sebabnya saya merasa perlu untuk meluruskan beberapa hal yang saya anggap sudah berkembang menajdi persepsi yang salah kaprah.</p>
<p>Berikut beberapa Persepsi yang seringkali muncul dan akhirnya bikin kecewa.</p>
<p><strong>1. Gossip: Bisnis Online itu Gampang</strong></p>
<p>Faktanya :<br />
Semua pekerjaan itu gampang,… <strong>kalau sudah tahu caranya</strong> <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Waktu kita kecil dulu, rasanya naik sepeda itu susahnya minta ampun. Waktu belajarpun sampai jatuh berkali-kali. Dengkul lecet udah pasti. Tapi setelah rutin berlatih, kita bahkan mampu mengendarai sepeda sambil lepas tangan.<br />
<span id="more-164"></span><br />
Begitu juga setelah dewasa. Belajar mengendarai mobil juga susah banget. Masuk gigi langsung lompat. Tapi setelah lancar, malah bisa nyetir sambil sms-an (hush, yang ini gak boleh ya).</p>
<p>Kesimpulannya, kunci untuk membuat semua menjadi gampang adalah, <strong>mau belajar dan rajin berlatih</strong>.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online itu Gampang… Gossip atau Fakta?</p>
<p><strong>2. Gossipnya: Bisnis Online Cuma Butuh 2 Jam sehari</strong></p>
<p>Faktanya :<br />
Untuk bisa Sukses dalam menjalankan Bisnis Online banyak sekali pekerjaan yang harus dilakukan. Mulai dari membangun jaringan, mempromosikan produk, mengumpulkan backlink dan banyak lagi yang lainnya. Bahkan untuk model Bisnis yang paling sederhana sekalipun perlu waktu lebih dari 2 jam.</p>
<p>Mungkin saat  bisnis anda nanti sudah begitu kuatnya, maka anda tidak perlu lagi melakukan pekerjaan rutin karena sudah ada orang lain yang melakukannya. Tapi fitrah sebagai manusia, tentunya saat itu anda sudah melakukan terobosan lain lagi untuk memperbesar bisnis anda.</p>
<p>Ingat, Bisnis Online selayaknya Bisnis lainnya perlu dilakukan dengan ketekunan dan kerja keras. Bukan kerja santai 2 jam sehari.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online cuma Butuh 2 jam sehari…. Gossip atau Fakta?</p>
<p><strong>3. Gossipnya: Bisnis Online itu Gratis</strong></p>
<p>Faktanya:<br />
Namanya aja Bisnis Online. Semua pekerjaan dilakukan secara Online. Lah, untuk bisa Online kan kudu mbayar!</p>
<p>Lebih tepatnya adalah Bisnis Online itu adalah Bisnis yang Low Budget High Impact.</p>
<p>Biaya yang dibutuhkan memang relatif lebih kecil ketimbang membuka usaha dibidang Offline. Yang kita perlukan adalah seperangkat komputer (PC atau Laptop) lengkap dengan sambungan Interntetnya. Kalau belum punya juga masih bisa nyewa di Warnet. Tapi pastinya biaya operasional akan jauh lebih murah jika sudah punya komputer sendiri.</p>
<p>Selanjutnya mungkin kita masih perlu biaya untuk membeli Domain dan menyewa Hosting. Ditambah lagi dengan biaya beberapa perangkat lainnya. Lumayan banyaklah biaya yang harus dikeluarkan.</p>
<p>Tapi jangan patah semangat dulu. Biaya yang dikeluarkan diluar perangkat komputernya hanya perlu beberapa ratus ribu saja. Itupun bisa dikeluarkan secara bertahap sesuai dengan kondisi bisnis anda.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online itu Gratis…. Gossip atau Fakta?</p>
<p><strong>4. Gossipnya: Bisnis Online tidak perlu punya Website</strong></p>
<p>Faktanya:<br />
Memang banyak model Bisnis Online yang bisa dilakukan tanpa kita perlu punya website atau Blog sendiri. Tapi belajar dari pengalaman, tingkat efektifitas Bisnis kita akan lebih tinggi jika kita memiliki Blog sendiri. Bahkan para pakar Bisnis Online malah rata-rata memiliki lebih dari satu Blog untuk memperkuat Bisnis Onlinenya.</p>
<p>Saran saya, kalau mau terjun ke Bisnis Online ya jangan tanggung-tanggung. Mulailah dengan membangun Blog pribadi, dan kumpulkan jaringan sebanyak-banyaknya.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online tidak perlu punya website…. Gossip atau Fakta?</p>
<p><strong>5. Gossipnya: Bisnis Online itu Otomatis, Uang datang sendiri</strong></p>
<p>Faktanya:<br />
Yang ini jelas Gossip!</p>
<p>Banyak iklan Bisnis Online yang menjanjikan Passive Income dimana uang akan datang sendiri secara otomatis.</p>
<p>Sekali lagi saya ingatkan, Bisnis Online bukanlah sebuah <a href="http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin">Formula Cepat Kaya</a> dengan cara duduk santai duit datang sendiri.</p>
<p>Bisnis Online harus dikerjakan dengan penuh ketekunan dan kerja keras.</p>
<p>Soal apakah anda bisa kaya dengan Bisnis Online, jawabnya Insya Allah bisa! Bisnis apapun bisa bikin orang jadi Kaya.</p>
<p>Bisnis Online tetap menarik sebagai salah satu peluang usaha yang menjanjikan dan Halal.</p>
<p>Jadi, Bisnis Online …. Gossip atau Fakta?</p>
<p><a href="http://duniakotakajaib.com" target="_blank"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online' rel='bookmark' title='Permanent Link: 7 Tips Gampang Bisnis Online'>7 Tips Gampang Bisnis Online</a> <small>Ternyata posting saya tentang PHK pada akhirnya mengundang ketertarikan sebagian...</small></li>
<li><a href='http://thiarthea.com/nongkrong-di-cafe-bisnis' rel='bookmark' title='Permanent Link: Nongkrong di Cafe Bisnis'>Nongkrong di Cafe Bisnis</a> <small>Gara-gara baca ulasan Mas Arief Maulana soal Café satu ini...</small></li>
<li><a href='http://thiarthea.com/cepat-kaya-lewat-internet-gak-mungkin' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cepat kaya lewat Internet? Gak Mungkin !'>Cepat kaya lewat Internet? Gak Mungkin !</a> <small>Waduh ! kok judulnya jadi pesimis gini ? nggaaak… bukan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/bisnis-online-gossip-atau-fakta/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadi Haji Setiap Hari</title>
		<link>http://thiarthea.com/jadi-haji-setiap-hari</link>
		<comments>http://thiarthea.com/jadi-haji-setiap-hari#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 15:43:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar Thea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Kisah Nabi Ibrahim yang hampir menyembelih anaknya kembali saya dengar diceritakan Khotib saat Shalat Ied. Dan kisah ini lagi-lagi saya dengar ketika Sholat Jum’at di Masjid dekat rumah mertua saya. Sebuah kisah luar biasa yang meski berulang-ulang didengar tapi tak pernah basi. Kenapa? karena selalu saja ada makna-makna baru yang terungkap. Saat kembali kerumah di [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://thiarthea.com/wp-content/uploads/2010/01/haji.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-233" style="border: 5px solid white; margin: 5px;" title="haji" src="http://thiarthea.com/wp-content/uploads/2010/01/haji-150x150.jpg" alt="bisnis haji" width="150" height="150" /></a>Kisah Nabi Ibrahim yang hampir menyembelih anaknya kembali saya dengar diceritakan Khotib saat Shalat Ied. Dan kisah ini lagi-lagi saya dengar ketika Sholat Jum’at di Masjid dekat rumah mertua saya.</p>
<p>Sebuah kisah luar biasa yang meski berulang-ulang didengar tapi tak pernah basi. Kenapa? karena selalu saja ada makna-makna baru yang terungkap.</p>
<p>Saat kembali kerumah di sore hari, saat istri dan anak-anak saya tertidur kelelahan saya justru termenung sendiri mengingat kembali kisah yang sehari dua kali ini saya dengar.<br />
<span id="more-89"></span></p>
<p>Tiba-tiba saya teringat dengan ucapan <a href="http://esqway165.com" target="_blank"><strong>Guru</strong></a> saya tentang Haji yang begitu melekat dalam hati saya.</p>
<p>Sang Guru pernah berkata bahwa peristiwa Haji adalah cara Allah memberi pelajaran tentang hidup kepada ummat manusia. Bahwa didalam ritual Haji terkandung makna yang begitu dalam, yang jika dipahami dengan benar dapat dijadikan sebagai pedoman  menjalani berbagai aspek dalam kehidupan.</p>
<p>Rukun Haji yang dimulai dengan <em>Ihram, Wuquf, Thawaf, Sa’I, Tahalul dan Tertib</em> seringkali diterjemahkan sebagai Cikal Bakal PDCA (Plan-Do-Check-Action) oleh Sang Guru.</p>
<p>Mengenang ujar-ujaran beliau, saya ingin berbagi makna terutama pada teman-teman saya yang sedang diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk mulai membangun bisnisnya sendiri dengan peristiwa <a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut">PHK</a> besar-besaran yang baru saja mereka alami.</p>
<p>Untuk memulai sebuah bisnis, ada baiknya kita menengok sejenak pada peristiwa Haji yang baru saja diselesaikan oleh saudara-saudara kita di Arab sana. Saya tidak akan membahas tentang rukun Hajinya, namun lebih kepada peristiwanya.</p>
<p>Apa saja sih peristiwanya ?</p>
<p><strong>1. Ihram</strong><br />
Ihram adalah sebuah peristiwa dimana para jamaah Haji harus menanggalkan segala yang dimilikinya diganti dengan lembaran kain putih yang menutupi tubuh.</p>
<p>Sebelum memulai bisnis, sebaiknya kita juga meluruskan niat kita dengan selurus-lurusnya. Buang segala kemarahan akibat PHK dan persepsi-persepsi buruk lainnya.  Niatkan bahwa bisnis yang akan dibangun ini adalah sebuah bisnis yang akan bermanfaat bagi orang banyak.</p>
<p><strong>2. Wuquf</strong><br />
Rencanakan dengan matang langkah-langkah yang akan diambil. Antisipasi berbagai resiko yang mungkin akan muncul. Sambil tentunya terus berdo’a memohon Ridho Allah.</p>
<p><strong>3. Lempar Jumroh</strong><br />
Teliti kelemahan strategi yang telah kita bangun. Bandingkan dengan kompetitor. Cari perbedaan yang bisa dijadikan nilai tambah dari bisnis yang akan dibangun.</p>
<p><strong>4. Thawaf</strong><br />
Jalankan semua yang telah direncanakan dengan integritas tinggi. Fokus, jangan mudah pindah kelain hati sebelum tujuan tercapai.</p>
<p>Dalam kegiatan Thawaf sendiri ada peristiwa lain yang cukup menarik. Yaitu Hajr Aswad. Jutaan Jamaah Haji berusaha keras untuk bisa mencium Batu Istimewa tersebut. Mencium Hajr Aswad tidak wajib. Tapi tetap menjadi hal yang menarik untuk didapat sebagai Bonus Haji.</p>
<p>Jika para jamaah haji ini rela bersaing dengan jutaan jamaah lain, seharusnya dalam menjalankan bisnis, kita juga harus siap bertarung dengan para kompetitor untuk memenangkan persaingan.</p>
<p><strong>5. Sa’i</strong><br />
Terus berlari tidak perduli segala hambatan merintangi. Bekerja keras, jalankan semua strategi yang telah disusun. Insya Allah, pada akhirnya akan muncul…</p>
<p><strong>6. Air Zam Zam</strong>, sebuah lambang kesuksesan.</p>
<p>Teman-teman&#8230; jangan pernah berputus asa. Jadikan peristiwa yang tidak menyenangkan ini sebagai pemicu untuk memulai sebuah langkah penting menuju kehidupan yang lebih baik.</p>
<p>Akhirnya, Selamat Hari Raya Idul Adha.</p>
<p><a href="http://thiarthea.com"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
<em>karena selalu ada keajaiban setiap hari</em></p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/jadi-haji-setiap-hari/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Tips Gampang Bisnis Online</title>
		<link>http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online</link>
		<comments>http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 03:14:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar Thea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Teknik Dasar]]></category>
		<category><![CDATA[Afiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis Online]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Ternyata posting saya tentang PHK pada akhirnya mengundang ketertarikan sebagian orang untuk mengenal lebih jauh lagi tentang Bisnis Online. Bahkan ada seorang teman yang langsung telepon ke HP saya menyatakan siap transfer untuk salah satu produk afiliasi yang bannernya bercokol di sebelah kanan BLOG ini. Padahal, jelas-jelas dalam posting saya tersebut saya menghimbau untuk sedikitnya [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_80" class="wp-caption alignleft" style="width: 110px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-thumbnail wp-image-80" title="uang-dollar" src="http://thiarthea.com/wp-content/uploads/2009/11/uang-dollar-150x150.jpg" alt="." width="100" height="100" /></dt>
</dl>
</div>
<p>Ternyata posting saya tentang <a href="http://thiarthea.com/phk-siapa-takut">PHK</a> pada akhirnya mengundang ketertarikan sebagian orang untuk mengenal lebih jauh lagi tentang Bisnis Online. Bahkan ada seorang teman yang langsung telepon ke HP saya menyatakan siap transfer untuk salah satu produk afiliasi yang bannernya bercokol di sebelah kanan BLOG ini. Padahal, jelas-jelas dalam posting saya tersebut saya menghimbau untuk sedikitnya meluangkan waktu seminggu untuk mempelajari bisnis online ini. Well, apapun itu artinya ada rejeki buat saya. Alhamdulillah… <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-79"></span></p>
<p>Sebenarnya Bisnis Online itu beneran gak sih ? yaaa bener laaah… Masalahnya memang iklan-iklan yang bertebaran tentang bisnis online ini terkadang terlalu bombastis. Banyak yang menjanjikan penghasilan jutaan rupiah setiap hari. SETIAP HARI ! edan gak tuh? Apalagi biasanya ditambah dengan Hasil Scan Buku Tabungan yang menampilkan Saldo yang bikin ngencessss…</p>
<p>So? mereka bohong ? gak juga sih. Banyak juga memang para jagoan bisnis online yang punya penghasilan gila-gilaan dan kerjaannya ya cuman di internet doank. Atau biasanya mereka menyebut diri sebagai Full Time Internet Marketer. Atau Full Time Netpreneur. ya banyak deh istilah-istilahnya.</p>
<p>Yang gak bener adalah kekayaan tersebut bisa diraih secara Instant dalam waktu yang sangat cepat dan dengan cara yang sangat mudah dan hanya membutuhkan 2 jam kerja seminggu. Kalo hidup sesantai itu yaaa sudah melanggar Sunatulloh juga donk.</p>
<p>Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Semua bisa diraih dengan kerja keras, disiplin dan terus berdo’a kepada Allah swt.</p>
<p>Yang instant itu cuma mie instant dan kopi instant. 2 produk yang selalu menemani saya setiap hari ha ha…</p>
<p>Trus, apa aja sih yang dikerjakan dalam bisnis online ?</p>
<p>Resminya sih banyak banget jenis pekerjaan yang bisa dipilih. Tapi umumnya yang populer di Indonesia dan memang paling jelas dapet duitnya adalah bisnis Afiliasi. Ups ! Apaan tuh?</p>
<p>Bisnis afiliasi adalah bisnis dimana kita menjual produk-produk orang lain lewat Internet. Kalo laku, kita dapet komisi sampai 50%. Di bisnis biasa jarang tuh ada yang mau ngasih 50%. Paling top 20% ya gak ?</p>
<p>Lantas, produknya apa aja? Sebenarnya di Luar negeri produknya sangat beragam. Mulai dari boneka, asesoris mobil, dvd dan lain sebagainya. Tapi di Indonesia saat ini yang paling banyak beredar adalah produk eBook. Mungkin karena prosesnya mudah kali ya. Tinggal download aja, trus baca deh pake Acrobat Reader. Beres. Gak perlu kirim-kirim barang.</p>
<p>Rata-rata produk eBook yang beredar di Indonesia adalah eBook-eBook tentang Bisnis Online. Didalam eBook-eBook ini anda bisa mendapatkan berbagai teknik mencari uang di Internet. Bukan hanya Afiliasi saja, tapi semua peluang dibahas didalam eBook-eBook tersebut. Lengkap dengan trik-trik andalan agar bisnis cepat lancar.</p>
<p>Bisnis Afiliasi memang relatif mudah dan cepat mendatangkan uang. Tugas anda hanya mempromosikan produk tersebut. Promosi lewat mana? ya lewat Internet lah.</p>
<p>Jika anda punya Blog, promosikan lewat Blog anda. Jika gak punya Blog? tetep bisa jualan. Saat ini banyak fasilitas iklan baris gratisan di Internet. Salah satunya adalah <a href="http://spyonad.com" target="_blank"><strong>SpyOnAd.com</strong></a> yang bisa kirim iklan ke ratusan website sekali klik. Gampang kan ?</p>
<p>Atau kalau mau lebih cepat, ya pasang iklan yang bayar. Bisa pasang di Facebook, Google Adsense, atau di situs-situs iklan berbayar Indonesia yang sudah mulai banyak seperti <a href="http://kumpulblogger.com" target="_blank">kumpulblogger.com</a>, <a href="http://kliksaya.com" target="_blank">kliksaya.com</a>, <a href="http://ppcindo.com" target="_blank">ppcindo.com</a> dan masih banyak lagi.</p>
<p>Bener segampang itu? iya bener. Tapi jangan lupa, yang namanya bisnis pasti ada saingannya. Apalagi bisnis yang gampang, pasti saingannya buaaaanyaaaak bangeeeet.</p>
<p>Jadi gimana donk? ya gak gimana-gimana. Apapun bisnisnya harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Soal trik itu masalah jam terbang. Semakin mahir tentunya semakin lancar.</p>
<p>Nah, supaya gak bingung untuk memulai saya coba berbagi 7 Tips :</p>
<p><strong>1. Be Positive</strong><br />
Ini andalan utama. Apapun yang kita kerjakan, harus terus berpikir positif.</p>
<p><strong>2. Fokus</strong><br />
Jangan mudah berpindah ke lain hati. Nanti buang-buang duit percuma. Jalankan bisnis yang dipilih dengan sungguh-sungguh, nanti kalau sudah lancar dan stabil, baru deh kembangkan bisnis ke produk atau jenis lainnya.</p>
<p><strong>3. Atur Jadwal kerja</strong><br />
Menjalankan Bisnis Online memang mudah dan bisa dikerjakan di rumah saja. Tapi resikonya justru karena gak punya kantor dan gak punya jam kerja yang jelas, sering kali malah jadi ngawur kerjanya.</p>
<p>Supaya tetap on the track, sebaiknya buatlah jadwal kerja yang sistematis. Contoh jadwal kerja saya seperti ini :</p>
<p>05:30 – 06:30 : Olah Raga main sepeda<br />
06:30 – 07:00 : Istirahat<br />
07:00 – 07:30 : Mandi, Sarapan<br />
07:30 – 08:00 : Kirim iklan lewat SpyOnAd.com<br />
08:00 – 09:30 : Blog Walking<br />
09:30 – 17:00 : berangkat ke Kotak Ajaib, kerja rutin deh<br />
19:00 – 21:00 : Main sama Naila anak perempuanku yg lucu<br />
21:00 – 23:00 : Lanjutin kerja, atau kalo lagi kosong iseng nulis BLOG</p>
<p>Khusus Sabtu dan Minggu, Full untuk keluarga. Gak Bisnis <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah, buat yang mau Full Time bagian kerja rutin bisa diganti dengan kegiatan lain.</p>
<p>Saya sendiri hanya menjalankan persis banget kayak diatas sebanyak 2 kali seminggu. Seperti saya sampaikan sebelumnya, Bisnis Online hanya saya jalankan secara sambilan. Apalagi kalo pas lagi banyak event. Bisa2 Bisnis Online cuma dikerjakan sekali seminggu. Itupun hasilnya sudah lumayan.</p>
<p><strong>4. Disiplin</strong><br />
Sudah bikin jadwal, harus dijalankan. Dengan disiplin yang keras, sukses pasti dapat diraih</p>
<p><strong>5. Sabar</strong><br />
Yang namanya Bisnis perlu proses. Gak ada yang Instant. Jangan buru-buru menyerah. Teruskan dengan konsisten apa yang sudah direncanakan.</p>
<p><strong>6. Beriklan secara teratur</strong><br />
SpyOnAd memang solusi gratis beriklan. Tapi berdasarkan pengalaman, iklan berbayar jauh lebih efektif. Anggarkan 100rb sampai 200rb perbulan untuk beriklan di iklan-iklan PPC seperti KumpulBlogger.com, KlikSaya.com, PPCIndo.com dll</p>
<p>Kalau penghasilan sudah meningkat, tingkatkan lagi anggaran iklan anda.</p>
<p><strong>7. Ber-Do’a dan Bersedekah</strong><br />
Rejeki hanya datang dari Allah. Mintalah kepadaNya. Kemudian wujudkan rasa Syukur dengan cara berbagi dengan sesama melalui sedakah. Insya ALlah berkah. Amiiin.</p>
<p><strong>Salam Ajaib</strong><br />
karena selalu ada keajaiban setiap hari</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/7-tips-gampang-bisnis-online/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PHK ? Siapa Takut ?!</title>
		<link>http://thiarthea.com/phk-siapa-takut</link>
		<comments>http://thiarthea.com/phk-siapa-takut#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 02:44:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Thiar Thea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[better life]]></category>
		<category><![CDATA[rahasia kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://thiarthea.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Beberara hari yang lalu saya didatangi seorang teman lama yang baru saja terkena PHK. Dengan wajah yang kusut persis cucian kotor dia menyampaikan keinginannya untuk bekerja di perusahaan saya. Sejenak saya pandangi wajah teman saya itu. Benar-benar bukan seperti dia yang saya kenal dulu. &#8220;Coy, bukannya lu itu marketing handal?&#8221; tanya saya dengan penuh penasaran [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_60" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><img class="size-thumbnail wp-image-60" title="road to success" src="http://thiarthea.com/wp-content/uploads/2009/11/success-150x150.jpg" alt="road to success" width="150" height="150" /><p class="wp-caption-text">road to success</p></div>
<p>Beberara hari yang lalu saya didatangi seorang teman lama yang baru saja terkena PHK. Dengan wajah yang kusut persis <em>cucian kotor</em> dia menyampaikan keinginannya untuk bekerja di perusahaan saya.</p>
<p>Sejenak saya pandangi wajah teman saya itu. Benar-benar bukan seperti dia yang saya kenal dulu.</p>
<p>&#8220;Coy, bukannya lu itu marketing handal?&#8221; tanya saya dengan penuh penasaran melihat keputus asaan teman saya ini.</p>
<p>&#8220;Marketing doank kaleeee. Kagak pake handal&#8230;&#8221;. Saya tertawa kecil mendengar jawabannya sekedar untuk mencairkan suasana. Saya tahu, yang dia inginkan adalah pekerjaan. Bukan segudang wejangan. Kalo salah ngomong dia bisa tambah terpuruk nantinya.</p>
<p><span id="more-59"></span></p>
<p>&#8220;Klien lu ada berapa sih? nyampe gak 10 klien&#8221; tanya saya sambil menyeruput kopi hangat saya.</p>
<p>&#8220;Ada lah. Emang kenapa?&#8217;</p>
<p>&#8220;Biasanya lu deal transaksi berapaan sama mereka?&#8221;</p>
<p>&#8220;Ya, diatas 100 jutaan sih. Ngapain si lu nanya-nanya yang begituan. Ada kerjaan gak nih buat gue?&#8221; tuh kan, mulai sewot deh dia.</p>
<p>&#8220;Kalo misalnya lu masukin proposal untuk project kecil-kecilan ya sekitar 10 jutaan gitu, kira-kira bisa tembus gak?&#8221; tanya saya lebih hati-hati.</p>
<p>&#8220;Insya Allah bisa lah kalo cuman segitu sih. Asal projectnya jelas aja&#8221; naaah&#8230; matanya mulai ada cahayanya tuh.</p>
<p>Selanjutnya saya jelaskan, daripada dia bingung cari kerjaan, kenapa gak bangun bisnis Marketing Agency aja. Potensinya jelas ada. Yang harus dilakukan hanya mengumpulkan beberapa teman lagi supaya teamnya tambah solid. Sepanjang penjelasan saya tampak dia mulai terpengaruh walau terlihat sekali semangatnya sangat rendah.</p>
<p>&#8220;Iya sih, cuman kan musti ada projectnya boss. Minimal ada event lah yang buat dibiayai. Nah, gue gak ngerti soal event&#8221;</p>
<p>&#8220;Kalo soal Event mah lu serahin gue aja. <a href="http://duniakotakajaib.com" target="_blank">Kotak Ajaib</a> kan gudangnya event ha ha&#8230;&#8221; Dia mulai semangat. Selanjutnya kami berdiskusi event apa yang akan dia garap terlebih dahulu. tambah semangat lagi waktu saya bilang dia akan dapat 20% dari nilai sponsorship ha ha&#8230;</p>
<p>&#8230;</p>
<p>Kejadian diatas sedang ramai-ramainya saat ini. PHK menjadi Surat Putus Cinta yang menyakitkan. Layaknya orang Putus Cinta, langsung deh jadi murung, badan meriang, tak bersemangat. Padahal, seharusnya PHK bisa dijadikan langkah baru dalam menuju kesuksesan.</p>
<p>Dari hasil bincang-bincang dengan teman saya tadi, saya menarik kesimpulan ada beberapa TIPs yang bisa dipakai untuk keluar dari Trauma PHK. Apa Aja itu ? lanjut coooy&#8230;.</p>
<p><strong><a href="http://thiarthea.com/senyum-membawa-berkah">1. Be Positive</a></strong><br />
Umumnya saat menerima PHK kita cenderung marah pada perusahaan. Wajar sih, tapi jangan berlarut-larut. Perusahaan melakukan PHK pasti ada alasannya. Belajarlah menerima keadaan. Jangan menyalahkan keadaan. Apalagi terus-menerus menceritakan kebobrokan perusahaan (lewat facebook pula ha ha&#8230;). Percuma. Karena setiap kali kita menceritakan hal buruk, maka keburukan juga yang akan mendatangi kita. Tanpa sadar kita telah mengumpulkan Energi Negatif. Rugi toh&#8230;?</p>
<p>Yakinlah Allah tidak akan membiarkan ummatnya kepalaran !</p>
<p><strong>2. Ingat, Anda Masih Punya Gaji</strong><br />
Uang Pesangon sama saja dengan Gaji yang dibayar dimuka. Jika Uang Pesangon yang didapat adalah sebesar 3 Kali Gaji, artinya anda sudah digaji sampai 3 bulan mendatang. Pergunakan sebaik-baiknya seperti biasanya saat anda masih bekerja. Jika mau cari kerja lagi, berarti anda punya kesempatan selama 3 bulan untuk cari kerja. Kalau mau memulai Bisnis, anda punya kesempatan 3 bulan untuk mempersiapkannya. Berdasarkan pengalaman, untuk mencari kerja atau memulai bisnis, biasanya kita perlu waktu minimal 2 bulan. Jadi kalau pesangon anda lebih dari 2 bulan, Insya Allah aman. Kalau gak sampe ? ya berhemat lah supaya cukup untuk hidup 2 bulan.</p>
<p><strong>3. Manfaatkan Pesangon dengan Bijak</strong><br />
Mau Bisnis? Bagus Itu ! tapi ingat, seperti pada poin 2 diatas bahwa baik untuk cari kerja maupun untuk memulai bisnis diperlukan waktu paling tidak 2 bulan. Jadi, kalau mau menggunakan uang pesangon sebagai modal bisnis, jangan nekat-nekat amat. Pastikan dulu anda punya simpanan untuk biaya hidup selama 2 bulan. Nah, sisanya boleh deh dipakai untuk modal. Makin banyak dana cadangan anda, makin aman hidup anda.</p>
<p><strong><a href="http://thiarthea.com/6-langkah-merubah-hobby-jadi-rejeki">4. Be Yourself</a></strong><br />
Jangan silau dengan kesuksesan orang lain. Jangan mentang-mentang ada cerita bahwa Walt Disney sukses besar bisnis wahana bemain, lantas anda ikut-ikutan bikin wahana bermain juga. Atau gara-gara menyaksikan seorang motivator yang bisa sukses hanya dalam waktu singkat, lantas anda latah ikut-ikutan bikin bisnis training motifasi juga. Ya belom tentuuuuu&#8230;.</p>
<p>Mulailah menggali apa saja potensi dalam diri anda. Jangan-jangan anda seorang penyanyi dengan suara emas. Tapi selama ini cuma dilampiaskan di kamar mandi saja. Kenapa gak coba di salurkan di kamar rekaman ?</p>
<p><strong>5. Pilih Bisnis dengan Modal Terjangkau</strong><br />
Hati-hati, jangan belom-belom anda sudah terbelit hutang gara-gara nekat jalanin bisnis dengan modal besar. Banyak kok bisnis yang modalnya kecil. Salah satunya adalah Bisnis Online.</p>
<p>Anda lihat kotak-kotak iklan di kanan BLOG ini ? sedikitnya ada 3 pilihan Bisnis Online yang bisa anda jalankan dengan modal yang murah meriah.</p>
<p>Tapi jangan buru-buru ikutan dulu. Pelajari dengan teliti. Apalagi banyak orang bilang Bisnis Online itu bohong. Kalau menurut saya? sama sekali tidak bohong tapi juga sama sekali tidak mudah.</p>
<p>Jika dijalankan dengan serius tidak menutup kemungkinan anda bisa dapat ratusan ribu per hari dari bisnis online ini.</p>
<p>Bagaimana dengan saya ? Jujur saja, saya tidak menjalankan bisnis online ini dengan serius. Tentu hasilnya juga tidak serius. Ya cukuplah untuk bayar Bensin dan Tol saya setiap hari. Saya jalankan bisnis ini hanya untuk sambilan saja. Terkadang hanya saya jalankan 1 &#8211; 2 hari saja per bulannya. Wong bisnis betulan saya kan di <a href="http://duniakotakajaib.com" target="_blank">Kotak Ajaib</a> he he..</p>
<p>Artinya, gak serius aja bisa dapet duit. Apalagi serius. Ye gak cooy&#8230;.</p>
<p>Hanya itu tadi. Jangan buru-buru ikutan. Luangkan waktu anda 2 jam sehari selama seminggu untuk mempelajari berbagai produk bisnis online yang ada. Mulailah dengan 3 pilihan yang ada di sebelah kanan halaman ini <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kalau pilihan anda sudah mantap, GO! GO! GO! FIGHT! FIGHT! FIGHT! WIN! WIN! WIN! ha ha&#8230; jadi inget masa lalu <img src='http://thiarthea.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Begitulah teman-teman, 5 Tips dari saya.</p>
<p>Intinya, jangan pernah menyerah. PHK bukan akhir dari segalanya.</p>
<p>PHK ? SIAPA TAKUT ?</p>
<p><a href="http://thiarthea.com"><strong>Salam Ajaib</strong></a><br />
karena selalu ada keajaiban setiap hari</p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://thiarthea.com/phk-siapa-takut/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->